STUDI KASUS (STUDY CASE)
KONSELING BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA ANAK KESULITAN BELAJAR
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah konseling berkebutuhan khusus
Dosen Pengampu : Peni Ramanda, M.Pd
Nama : Tazqia Safira
NIM : 191520041
Kelas : BKI – 6B
A. Identitas Klien
Nama : Doni (Disamarkan)
Agama : Islam
Anak : Anak ke 1 dari 1 Bersaudara
Pekerjaan Ayah : Swasta
Pekerjaan Ibu : Wiraswasta
B. Kasus
Subjek dalam penelitian ini merupakan anak satu-satunya. Ia memiliki kelambatan dalam belajar. Tidak adanya minat seseorang terhadap suatu pelajaran akan timbul kesulitan belajar.
Anak yang memiliki kekurangan lambat dalam belajar yaitu di deskripsikan sebagai berikut:
Pribadi:
kesulitan belajar pada siswa Madrasah
Tsanawiyah Al-Washliyah Tembung adalah Faktor Internal (hal-hal atau
keadaan-keadaan yang muncul dari dalam diri siswa yaitu Intelegensi,
seperti yang dialami oleh subjek kasus Doni dia memiliki daya tangkap
yang rendah sehingga dia sulit untuk memahami materi pelajaran yang
dijelaskan oleh guru.
Sosial :
Di lingkungan teman sebaya doni banyak anak yang ekonomi nya dibawah rata-rata sehingga mereka tidak sekolah, mungkin ini juga menjadi penyebab mengapa doni memiliki minat yang rendah untuk belajar
Agama :
Kurang nya pemahaman agama dan spiritual lainnya.
Belajar :
Doni memiliki minat yang rendah terhadap proses belajar sehingga timbul kesulitan dalam belajar.
Keluarga :
Doni memiliki orangtua yang lengkap secara tidak langsung juga mendapatkan kasih sayang penuh dari kedua orangtua. Perhatian atau penghargaan kepada nya menimbulkan mental yang sehat bagi doni.
Karier :
Doni memiliki keinginan untuk melanjutkan karier nya sebagai programer tetapi karena ia memiliki kesulitan dalam belajar mungkin karier nya akan sedikit terhambat.
Kesulitan belajar adalah keadaan dimana individu tidak dapat belajar
sebagaimana siswa lainnya pada umumnya dikarenakan adanya hambatan-hambatan yang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu sehingga ia terlambat atau bahkan tidak dapat mencapai tujuan belajar dengan baik sesuai yang diharapkan.
Masalah kesulitan belajar bagi guru
bimbingan konseling di Madrasah Tsanawiyah Al-Washliyah Tembung belum dianggap sebagai permasalahan serius, karenanya apabila ada siswa yang mengalami kesulitan belajar diserahkan sepenuhnya kepada wali kelas lalu apabila wali kelas butuh bantuan disinilah peran guru bimbingan konseling dibutuhkan untuk memberikan layanan bimbingan konseling kepada siswa tetapi hanya memberikan layanan dalam bentuk bimbingan klasikal.
Sumber : A.P. Rangkuti, STUDI KASUS KESULITAN BELAJAR DAN PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING PADA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH AL-WASHLIYAH TEMBUNG (Medan : 2018) Diakses Pada 17 Mei 2022 Pukul 15:45 WIB